Monday, February 3, 2014

Pengertian Tentang OZON (O3) Part 2

Ozon ditemukan oleh Christian Friedrich Schonbein, seorang ilmuwan Jerman, pada tahun 1840. Gas ozon memiliki sifat sebagai oksidan yang kuat. Oleh karena itu, dapat menghilangkan bau tak sedap, mengikat bahan karsinogen sehingga dipakai untuk pengolahan air minum.

Ozon O3 juga mampu membunuh virus, bakteri, dan jamur juga.

Penggunaan Ozon O3dalam kedokteran pertama kali didokumentasikan oleh Majalah Komisi Eropa Medical Journal of Medicine pada tahun 1930. Sejak itu, banyak tulisan-tulisan lain pada jurnal medis mengenai Terapi Ozon O3 diterbitkan dalam majalah-majalah kedokteran di Eropa, terutama di Jerman, Spanyol dan Rusia.



Manusia pada umumnya memerlukan kurang lebih 10.000 liter per hari pasokan oksigen ke semua organ tubuh agar tubuh kita dapat berfungsi dengan baik.
Permasalahannya adalah oksigen yang biasa kita hirup sekarang ini, sudah banyak tercemar oleh berbagai macam polusi.

Menurut dr. Lenny Tan, tingkat polusi yang ada terlebih di kota besar, serta kebiasaan buruk kita, ditambahkan limbah-limbah yang beracun mengakumulasikan radikal bebas dalam tubuh. Sehingga kadar oksigen dalam tubuh kita sangatlah rendah.

Sehingga, apabila di akhir minggu, masyarakat perkotaan berlomba-lomba datang ke daerah pegunungan / pedesaan untuk menghirup udara segar. Pikiran jadi tenang hati pun lapang. Hal ini dikarenakan paru-paru kita disegarkan dengan udara yang kaya akan oksigen. 

Menurut dr. Lenny Tan, beliau memaparkan, bahwa kadar oksigen yang rendah serta polusi, menyebabkan penyakit hipoksia yaitu kekurangan oksigen dalam darah yang dapat memicu penyakit degeneratif serta penuaan dini.

Anda tidak perlu khawatir, telah hadir di Klinik dr. Lenny Tan yaitu Terapi yang sangat berguna untuk meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan hemoglobin serta meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas dari sel darah merah

Terapi ozon juga membentuk peroksida, termasuk alkaoxyl peraxyl radikal, Axygen singlet, ozonides, karbonil, dan alkens, yang menghilangkan plak penyebab penyempitan pembuluh darah pada pasien dengan hiperlipidemia dan hiperkolesterolemia, yang dapat memicu stroke dan penyakit jantung koroner .

Kegunaan lain dari terapi ozon adalah untuk menghilangkan bakteri, virus, jamur dan protozoa
, serta  merusak lapisan kuman. Dengan demikian, mikroba yang menyebabkan hepatitis atau herpes mudah dihancurkan

Terapi ozon juga dapat mencegah penuaan dini dengan meningkatkan enzim radikal bebas terikat (glutation peroksidase, katalase dan superoxide dismutase), mencegah
pembelahan sel tumor, meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan pasokan energi ATP.

"Energi ATP adalah sumber energi untuk mempertahankan kehidupan manusia," katanya.

Terapi Ozon Klinik dr. Lenny Tan

Di Kliniknya, dr. Lenny Tan menawarkan terapi ozon yang sangat aman, dosis terukur dan teruji, sudah diakui oleh negara Amerika dan Eropa. Yaitu Terapi Ozon MAH (Mayor Auto Hemoterapi)


Semua peralatan dan mesin yang digunakan dalam terapi ini adalah teknologi
yang telah dipatenkan di Jerman dan Amerika Serikat. Perangkat medis pribadi steril, sekali pakai, sehingga aman untuk digunakan. "Tidak ada risiko kontak dengan darah orang lain," ucap dr. Lenny Tan.

Kepada Penderita Diabetes disarankan untuk melakukan terapi ozon MAH, sebanyak minimal 15 kali, dengan interval waktu seminggu sekali.
Sementara perokok yang ingin membersihkan darahnya dari nikotin dan ingin melepaskan dirinya dari  ketergantungan rokok, terapi ozon MAH cukup sepuluh kali.

Silahkan booking tempat dengan Ibu Shima di 021-36-456-168
 




0 komentar:

Post a Comment